Living life and Make it Better

life, learn, contribute

Endy Muhardin

Software Developer berdomisili di Jabodetabek, berkutat di lingkungan open source, terutama Java dan Linux.

Intro Manajemen Proyek

Apabila kita ditunjuk menjadi project manager, ada beberapa hal yang harus kita kelola, yaitu:

  • Waktu

  • Uang

  • Orang

  • Teknologi

Semuanya adalah variabel yang sangat dinamis. Masing-masing seringkali berubah seenaknya sendiri.

Waktu tidak dapat diprediksi, manajemen seringkali memajukan deadline secara sepihak. Demikian juga dengan uang, banyak pos pengeluaran yang sulit diprediksi dan dapat membengkak tiba-tiba.

Mengelola orang tidak kalah sulitnya. Resign, sakit, cuti mendadak, adalah hal yang biasa bagi project manager yang berpengalaman (baik pengalaman sukses maupun gagal :P). Teknologi baru memiliki faktor ketidakpastian yang tinggi. Terlihat mudah di tutorial, tapi ternyata sulit sekali untuk menangani masalah yang kompleks.

Semua faktor di atas dapat disimpulkan dengan satu kata: RESIKO. Pekerjaan project manager sebetulnya adalah mengelola resiko.

Dalam mengelola resiko, cuma ada dua teknik: mitigasi dan kontingensi. Mitigasi adalah tindakan pencegahan, yaitu tindakan yang kita lakukan agar resiko tidak terjadi. Sedangkan kontingensi adalah tindakan pengobatan, yaitu tindakan yang kita lakukan ketika resiko sudah benar-benar menjadi perkara.

Dengan bermodalkan akal sehat dan sedikit inisiatif, kita sebetulnya bisa mengidentifikasi resiko proyek. Sebut saja identifikasi resiko ini sebagai PR buat project manager sebelum project mulai dijalankan. Beberapa resiko yang umum terjadi dapat diantisipasi di awal sehingga tidak menjadi perkara di kemudian hari.

Terdengar sederhana? Memang benar. Saking sederhananya, sering diabaikan orang.

Pada artikel selanjutnya, saya akan berikan contoh resiko yang pasti dihadapi dalam project. Tentu saja lengkap beserta teknik mitigasi dan kontingensinya.


Kategori Baru: Manajemen

Sudah beberapa bulan ini saya tidak coding seintensif biasanya. Ini berkaitan dengan project baru saya. Sekarang saya ada di divisi Business Process Improvement, yang intinya adalah membuat proses pengembangan software menjadi lebih baik.

Konsekuensinya, wawasan saya beralih dari perkembangan framework terbaru di Java menjadi teknik manajemen proyek yang baik.

Untuk merangkum pengetahuan yang saya dapat di dunia baru ini, saya buatkan kategori manajemen. Di sini nantinya akan ditulis berbagai pengalaman, best practices, jebakan maut, maupun tips dan trik. Tentunya sejauh tidak melanggar perjanjian kerahasiaan dengan client.

Nantikan saja tulisannya. :D


Bacaan Wajib

Sepanjang karir saya sebagai programmer, ada beberapa bacaan yang kontribusinya sangat signifikan terhadap perkembangan diri saya.

Selain yang spesifik untuk Java, tapi ada juga yang bersifat umum, dapat diterapkan di bahasa apapun.

Berikut daftarnya. Daftar ini dapat diupdate sewaktu-waktu. Jadi silahkan sering-sering membuka halaman ini.

Pemrograman Umum

  1. The Art of Unix Programming - Eric Raymond

  2. Pragmatic Programmer: From Journeyman to Master - Andy Hunt & Dave Thomas

  3. Refactoring - Martin Fowler

  4. The Mythical Man Month - Fred Brooks

  5. Peopleware - Tom DeMarco & Timothy Lister

  6. Joel on Software

  7. Design Patterns: Elements of Reusable Object-Oriented Software - GoF

Java

  1. Effective Java - Joshua Bloch

  2. Hibernate in Action - Christian Bauer & Gavin King

  3. J2EE Design and Development - Rod Johnson

Penerbit dan cara membeli/mendownload dapat diperoleh melalui Google. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.


File Manager

Kadangkala, kita tidak terlalu beruntung, mendapatkan jatah akses internet yang serba terbelenggu. Cuma bisa browsing, tidak bisa ssh, tidak bisa chat, ataupun tidak bisa ftp.

Pada saat seperti itu, kita dapat menggunakan aplikasi chatting berbasis web, atau menginstal aplikasi file manager untuk mengelola file di server hosting kita.

Untuk file manager, saya menggunakan File Thingie, aplikasi PHP yang cuma terdiri dari satu file. Cukup kirim ke server, dan browse melalui browser.

File Thingie User Interface

Sederhana dan mudah.


Blog Client

Sekarang ini banyak aplikasi internet yang juga menyediakan desktop client. Contoh paling klasik adalah e-mail. Server email komersial biasanya menyediakan akses web based. Tetapi selain melalui browser, email juga bisa didownload dan dibaca secara offline menggunakan desktop mail client, seperti KMail, Mozilla Thunderbird, atau Microsoft Outlook.

Tidak hanya email, blog juga sekarang punya desktop client. Aplikasi blog yang saya gunakan adalah Wordpress, termasuk salah satu yang paling populer. Jadi, banyak aplikasi client yang sudah mendukung Wordpress.

Salah satunya, yang saya gunakan untuk menulis artikel ini adalah Performancing. Performancing ini diinstal sebagai plugin di browser Mozilla Firefox. Instalasinya cukup mudah, cukup download langsung di situs Mozilla.

Setelah diinstal, di pojok kanan bawah browser akan muncul icon kecil.

Mozilla with Performancing Klik icon tersebut, dan tampilan aplikasi segera keluar, mengambil tempat separuh layar browser.

Performancing User Interface Kita dapat meregistrasi beberapa blog sekaligus di panel sebelah kanan. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Pilih tipe blog

Select Blog type

  1. Masukkan informasi tentang blog kita

Blog URL

  1. Isi username dan password yang biasa digunakan untuk posting artikel

Enter username and password

  1. Selesai

Finished !!!

Setelah blog didaftarkan, kita bisa langsung menulis post di kotak yang telah disediakan. Kategori artikel juga dapat dipilih langsung di tab Categs di panel sebelah kanan.

Tulis artikel Anda, pilih kategori yang sesuai, lalu … klik Publish. Kalau Anda bisa membaca artikel ini, berarti Performancing telah berhasil menunaikan tugasnya dengan benar.

Keren … :D